INSTALASI DAN KONFIGURASI WEB SERVER PADA DEBIAN 6
Web
Server
Web server adalah perangkat lunak
server, atau perangkat keras yang didedikasikan untuk menjalankan perangkat
lunak ini, yang dapat memenuhi permintaan klien di World Wide Web. Server web
dapat, secara umum, berisi satu atau lebih situs web. Server web memproses
permintaan jaringan yang masuk melalui HTTP dan beberapa protokol terkait
lainnya.
Fungsi utama server web adalah
untuk menyimpan, memproses, dan mengirimkan halaman web ke klien.[1] Komunikasi
antara klien dan server berlangsung menggunakan Hypertext Transfer Protocol
(HTTP). Halaman yang dikirimkan adalah dokumen HTML yang paling sering, yang mungkin
termasuk gambar, style sheet dan skrip di samping konten teks. Beberapa server
web dapat digunakan untuk situs web dengan lalu lintas tinggi; di sini, server
Dell dipasang bersama untuk Wikimedia Foundation. Agen pengguna, umumnya
peramban web atau perayap web, memulai komunikasi dengan membuat permintaan
untuk sumber daya tertentu menggunakan HTTP dan server merespons dengan konten
sumber daya itu atau pesan kesalahan jika tidak dapat melakukannya. Sumber daya
biasanya berupa file nyata pada penyimpanan sekunder server, tetapi ini belum
tentu demikian dan tergantung pada bagaimana server web diimplementasikan.
Sementara fungsi utamanya adalah
untuk menyajikan konten, implementasi penuh HTTP juga mencakup cara penerimaan
konten dari klien. Fitur ini digunakan untuk mengirimkan formulir web, termasuk
mengunggah file. Server web sering ditemukan tertanam dalam perangkat seperti
printer, router, webcam dan hanya melayani jaringan lokal. Server web kemudian
dapat digunakan sebagai bagian dari sistem untuk memantau atau mengelola
perangkat yang dimaksud. Ini biasanya berarti bahwa tidak ada perangkat lunak
tambahan yang harus diinstal pada komputer klien karena hanya diperlukan
browser web (yang sekarang disertakan dengan sebagian besar sistem operasi).
Cara Kerja Web Server
1) Cara
kerja Web Server,
Web server merupakan mesin dimana tempat aplikasi atau paket
beroperasi dalam medistribusikan web page
ke user, tentu saja sesuai dengan
permintaan user.
2)
Hubungan antara Web
Server dan Browser Internet
merupakan gabungan atau jaringan Komputer yang ada di seluruh dunia.
Setelah terhubung secara fisik, ProtocolTCP/IP
(networking protocol) yang memungkinkan semua komputer dapat berkomunikasi satu
dengan yang lainnya. Pada saat browser meminta data web page ke server maka instruksi
permintaan data oleh browser tersebut
di kemas di dalam TCPyang merupakan protocol
transport dan dikirim ke alamat yang
dalam hal ini merupakan protocol
berikutnya yaitu Hyper Text Transfer Protocol (HTTP). HTTP ini merupakan protocol yang digunakan dalam World
Wide Web (WWW) antar komputer yang terhubung dalam jaringan di dunia ini. Untuk mengenal protocol ini jelas sangat mudah sekali
dimana setiap kali anda mengetik http://
anda telah menggunakannya, dan membawa anda ke dunia internet. Data yang di
passing dari browser ke Web
server disebut sebagai HTTP
request yang meminta web page dan
kemudian web serverakan mencari data HTML yang ada dan di kemas dalam TCP protocol dan di kirim kembali ke
browser. Data yang dikirim dari server ke browser
disebut sebagai HTTP response.
Aplikasi Untuk Web Server
1)
Apache
Server HTTP Apache atau Server
Web/WWW Apache adalah server web yang dapat dijalankan di banyak sistem operasi
(Unix, BSD, Linux, Microsoft Windows dan Novell Netware serta platform lainnya)
yang berguna untuk melayani dan memfungsikan situs web. Protokol yang digunakan
untuk melayani fasilitas web/www ini menggunakan HTTP. Apache memiliki
fitur-fitur canggih seperti pesan kesalahan yang dapat dikonfigur, autentikasi
berbasis basis data dan lain-lain. Apache juga didukung oleh sejumlah antarmuka
pengguna berbasis grafik (GUI) yang memungkinkan penanganan server menjadi
mudah.Apache merupakan perangkat lunak sumber terbuka dikembangkan oleh
komunitas terbuka yang terdiri dari pengembang-pengembang di bawah naungan
Apache Software Foundation.
2)
Mysql
Pada sistem manajemen basis data, terdapat perangkat lunak yang memiliki
peran penting dalam sistem yaitu MySQL. MySQL merupakan database engine atau
server database yang mendukung bahasa database pencarian SQL. MySQL adalah
sebuah perangkat lunak sistem manajemen basis data SQL atau DBMS yang
multithread, multi-user yang cepat dan mudah untuk digunakan, serta sudah
banyak digunakan untuk berbagai kebutuhan. MySQL AB membuat MySQL tersedia
sebagai perangkat lunak gratis dibawah lisensi GNU General Public License (GPL),
tetapi mereka juga menjual dibawah lisensi komersial untuk kasus-kasus dimana
penggunaannya tidak cocok dengan penggunaan GPL. MySQL sebenarnya merupakan
turunan salah satu konsep utama dalam database sejak lama, yaitu SQL
(Structured Query Language). SQL adalah sebuah konsep pengoperasian database,
terutama untuk pemilihan atau seleksi dan pemasukan data, yang memungkinkan
pengoperasian data dikerjakan dengan mudah dan cepat secara otomatis. Keandalan
suatu sistem database (DBMS) dapat diketahui dari cara kerja optimizer-nya
dalam melakukan proses perintah-perintah SQL, yang dibuat oleh user maupun
program-program aplikasinya. Sebagai database server, MySQL dapat dikatakan
lebih unggul dibandingkan database server lainnya dalam query data. Hal ini
terbukti untuk query yang dilakukan oleh single user, kecepatan query MySQL
bisa sepuluh kali lebih cepat dari PostgreSQL dan lima kali lebih cepat
dibandingkan Interbase.
3)
PhpMyAdmin
PhpMyAdmin adalah perangkat lunak
bebas yang ditulis dalam bahasa pemrograman PHP yang digunakan untuk menangani
administrasi MySQL melalui website Jejaring Jagat Jembar (World Wide Web) .
phpMyAdmin mendukung berbagai operasi MySQL, diantaranya mengelola basis data,
tabel-tabel, bidang (fields), relasi (relations), indeks, pengguna (users),
perizinan (permissions), dan lain-lain. Pada dasarnya, mengelola basis data
dengan MySQL harus dilakukan dengan cara mengetikkan baris-baris perintah yang
sesuai (command line) untuk setiap maksud tertentu. Jika seseorang ingin
membuat basis data (database), ketikkan baris perintah yang sesuai untuk
membuat basis data. Jika seseorang menghapus tabel, ketikkan baris perintah
yang sesuai untuk menghapus tabel. Hal tersebut tentu saja sangat menyulitkan
karena seseorang harus hafal dan mengetikkan perintahnya satu per satu. Saat
ini banyak sekali perangkat lunak yang dapat dimanfaatkan untuk mengelola basis
data dalam MySQL, salah satunya adalah phpMyAdmin. Dengan phpMyAdmin, seseorang
dapat membuat database, membuat tabel, mengisi data, dan lain-lain dengan
mudah, tanpa harus menghafal baris perintahnya. PhpMyAdmin merupakan bagian
untuk mengelola basis data MySQL yang ada di komputer. Untuk membukanya, buka
browser lalu ketikkan alamat http://localhost/phpmyadmin, maka akan muncul
halaman phpMyAdmin. Di situ nantinya seseorang bisa membuat (create) basis data
baru, dan mengelolanya.
Instalasi dan
Konfigurasi Web Server
1)
Buka virtual mesin yang di dalamnya di install
sistem operasi linux debian, versi debian yang digunakan dapat dipiih sesuai
kemauan masing-masing, disini digunakan debian versi 6. Setelah itu sistem
operasi linux debian versi 6 tersebut berperan sebagai komputer server.
Sedangkan yang berperan sebagai komputer client adalah komputer utama yang mana
memiliki sistem operasi windows.
2)
Buka terminal pada sistem operasi linux debian
tersebut kemudian masuk ke root/user dengan mengetik perintah berikut ini.
su
–
Setelah itu masuk dengan mengisi password root terlebih dahulu.
3) Setelah
login sebagai root/user maka selanjutnya mengatur IP address dengan mengetik
perintah berikut ini.
nano /etc/network/interfaces
4) Dalam
konfigurasi ip address, interface ethernet diatur secara static kemudian mengisi
IP address, netmask, serta gateway pada range kelas C. Pembuatan IP address tersebut
ditujukan agar komputer server dan komputer client dapat terkoneksi. Pengisian
tersebut dilakukan setelah # The
primary network interface yakni sebagai berikut.
Setelah itu simpan perubahan
tersebut dengan menekan kombinasi tombol ctrl+X
, kemudian tekan enter pada
keyboard.
5) Penyelesaian
pengisian IP address, netmask, dan gateway diakhiri dengan melakukan restart
jaringan pada sistem operasi linux debian tersebut, yakni dengan mengetikan
perintah berikut ini.
service networking restart
6) Untuk
melihat hasil konfigurasi IP address maka dapat kembali lagi mengetikan
perintah berikut ini.
Ifconfig
7) Sebelum
melakukan penginstalan, maka terlebih dahulu merubah port jaringan virtual
mesin menjadi host-only, agar jaringan yang berada pada komputer client (utama)
akan otomatis masuk ke jaringan komputer server yang berada dalam virtual
mesin. Cara yang dilakukan adalah klik kanan pada tulisan nama virtual mesin
kemudian klik Settings →
Network Adapter → VMnet1(Host-only).
8) Selanjutnya
menginstal aplikasi yang diperlukan untuk web server yaitu yang pertama mysql
server dengan mengetik perintah berikut ini. Disini menggunakan DVD 1 dan harus
terhubung ke jaringan internet.
apt-get install mysql-server
Selanjutnya muncul pemberitahuan
untuk menentukan password mysql-server, kemudian tekan enter.
9) Berikutnya dapat melakukan pengujian memasuki aplikasi mysql server serta melihat database dengan mengetikkan perintah berikut.
10) Tahap
selanjutnya yaitu menginstal apache untuk mengoneksikan antara server dan
browser.
apt-get install apache2 php5
11) Phpmyadmin
juga berperan penting pada pembuatan web dalam hal pengelolaan database, oleh
karena itu aplikasi ini juga harus di instal.
apt-get install phpmyadmin
Jika muncul pemberitahuan
berikut, maka pilih apace dengan menekan tombol space pada keyboard, kemudian tekan enter.
Pilih Yes kemudian tekan enter.
Untuk membuka phpmyadmin pada
browser komputer server dapat mengetikkan localhost/phpmyadmin/
pada kolom pencarian. Selanjutnya masukkan username berupa root dan password yang sudah ditentukan sebelumnya pada
penginstalan mysql server.
Phpmyadmin yang di instal pada komputer server juga dapat dibuka melalui browser komputer client dengan mengetikkan IP address komputer server yaitu 192.168.96.2/phpmyadmin/ pada kolom pencarian. Selanjutnya masukkan username berupa root dan password yang sudah ditentukan sebelumnya pada penginstalan mysql server pada komputer server.
12) Berikutnya
yaitu memasuki direktori apache sites kemudian dilanjutkan dengan menyalin
default ke web pada direktori tersebut.
13) Tahap
beriktunya yaitu melakukan pengeditan web untuk mengetahui port yang digunakan,
serta mengisi ServerAdmin, ServerName, dan ServerAlias. Berikut perintahnya.
nano web
14) Selanjutnya
harus mendisabled kan default dan mengenabled kan web dengan menggunakan
perintah berikut.
a2dissite
default
a2ensite
smkn2
15)
Konfigurasi selanjutnya masuk pada directori /var/www kemudian membuat direktori dengan nama
web dan masuk ke dalam direktori tersebut.
cd
/var/www
mkdir web
cd web
16) Setelah
berada pada direktori web, maka dapat melakukan edit pada index html yang
berada pada direktori web tersebut dengan mengetikkan perintah berikut.
nano index.html
17) Restart
apache dengan mengetikkan perintah berikut.
/etc/init.d/apache2 restart
18) Melakukan
pengujian web dengan mengetahui hasil dari index html yang telah dibuat
sebelumnya pada browser komputer client dengan mengetikkan domain yang telah
dikonfigurasi sebelumnya pada bagian DNS. Berikut hasil pengujian tersebut.








Komentar
Posting Komentar