INSTALASI DAN KONFIGURASI FTP SERVER PADA DEBIAN 6

 

FTP Server

FTP (File Transfer Protocol) adalah sebuah protokol Internet yang berjalan di dalam lapisan aplikasi yang merupakan standar untuk pengiriman berkas (file) komputer antar mesin-mesin dalam sebuah antarjaringan. FTP merupakan salah satu protokol tertua yang pernah ada di Internet. Protokol FTP dikembangkan oleh Abhay Bhushan (alumni IIT dan MIT) pada tahun 1970-an, ketika bekerja pada proyek ARPAnet. Namun demikian, FTP tetap menjadi jenis layanan yang kerap kali dimanfaatkan oleh pengguna Internet, terutama untuk mendownload software atau hal-hal lain. FTP telah ada semenjak dua puluh tahun di sejarah internet, sehingga protokol ini sudah memiliki standard yang baik. FTP merupakan cara yang paling sering digunakan untuk mengirimkan file melalui internet.

Dua hal penting dalam FTP adalah FTP server dan FTP client. FTP server adalah server yang menjalankan software dengan fungsi memberikan layanan tukar menukar file yang selalu siap apabila ada permintaan dari FTP client. Sedangkan yang dimaksud dengan FTP client adalah komputer yang kamu gunakan untuk melakukan berbagai aktivitas. Komputer kamu sebagai FTP client haruslah terhubung dengan FTP server untuk bisa menukar file dan melakukan aktivitas seperti download, upload, rename, delete, dan sebagainya.

Sebuah Klien FTP merupakan aplikasi yang dapat mengeluarkan perintah-perintah FTP ke sebuah server FTP, sementara server FTP adalah sebuah Windows Service atau daemon yang berjalan di atas sebuah komputer yang merespons perintah-perintah dari sebuah klien FTP. Perintah-perintah FTP dapat digunakan untuk mengubah direktori, mengubah modus pengiriman antara biner dan ASCII, menggugah berkas komputer ke server FTP, serta mengunduh berkas dari server FTP.

Cara Kerja FTP

FTP bekerja dengan mengandalkan autentikasi standar yang meminta pengguna komputer memasukkan username dan password untuk bisa mengakses data. Setiap kali kamu ingin mengunduh, mengunggah, ataupun melakukan aksi lain terhadap data dalam komputer, maka diperlukan akses dari FTP untuk perintah yang kamu lakukan. Password dan username itulah yang menjadi kunci aksesmu untuk mengakses data di dalamnya. Dengan password dan username yang diberikan oleh FTP, kamu bisa leluasa memindahkan, menyalin, membuat, dan menghapus data yang ada di dalam direktori penyimpanan komputer.

Namun, sebelum terjadi pertukaran data tersebut, FTP client terlebih dahulu harus melakukan permintaan koneksi terhadap FTP server. Jika FTP client terhubung ke FTP server, barulah di situ terjadi aktivitas yang kerap kamu lakukan seperti mengunduh data, mengunggah, dan sebagainya.

Kelebihan FTP

FTP sebagai protokol yang menjembatani pertukaran informasi di dalam suatu komputer ini memiliki banyak kelebihan, antara lain yakni sebagai berikut.

1)  Memiliki sistem keamanan enkripsi pada jaringan yang digunakan sehingga kamu tidak perlu khawatir akan peretasan data pribadi.

2)    FTP memiliki fungsi sebagai penyimpanan, di mana data yang dikirimkan tidak akan hilang atau dihapus oleh komputer dan perangkat elektronik lain.

3)   Meski menggunakan FTP memerlukan verifikasi, namun sudah ada software yang membantumu melakukannya, beserta dengan petunjuk verifikasi. Tambahan informasi, verifikasi menggunakan FTP ini hanya ada dua langkah saja.

4)      FTP mampu menjembatani pertukaran informasi dan file antar komputer. Selama prosesnya, sudah dilengkapi dengan sistem keamanan yang melindungi data yang kamu kirim ataupun terima.

5)      FTP mampu melakukan backup data dan file, termasuk restore pada sebuah website.

6)      Transfer data dan informasi melalui FTP sangat mudah dan efisien.

7)      FTP dapat digunakan sebagai indirect computer atau implicit remote computer.

Kekurangan FTP

Di samping memiliki kelebihan, FTP juga memiliki kekurangan antara lain yakni sebagai berikut.

1)      Sangat bergantung dengan adanya sistem keamanan enkripsi. Tanpa ada sistem keamanan enkripsi, maka FTP tidak aman digunakan untuk transfer data dan informasi.

2)  Desain yang tidak begitu kuat sehingga bisa membahayakan administrator karena minimnya informasi tentang faktor risiko yang akan dihadapi.

3)   Kesalahan dalam menyampaikan informasi sering terjadi sehingga administrator sulit memahami informasi yang diterima.

Aplikasi Client FTP

Berikut ini merupakan beberapa aplikasi client FTP yang sering digunakan sesuai dengan sistem operasi masing-masing komputer.

1)      FileZilla

FileZilla FTP Client merupakan FTP client yang banyak digunakan untuk melakukan koneksi remote FTP dengan fitur yang lengkap. Aplikasi FTP ini mendukung di beberapa sistem operasi terkenal seperti Linux dan Windows. Kelebihannya adalah dapat melakukan transisi simultan. Ketika meng-upload file tetapi koneksi terputus maka dapat diulang kembali. Namun aplikasi FTP ini memiliki kekurangan yaitu membutuhkan waktu yang lama untuk mengunggah berkas (file), jadi semakin banyak dan semakin besar berkasnya maka semakin lama pula proses uploadnya.

2)      WINSCP

WinSCP merupakan aplikasi client FTP untuk pengguna Windows. Beberapa protokol yang dapat ditangani oleh WinSCP adalah SFTP, SCP, FTP, dan WebDev. Kelebihan dari WinSCP adalah dukungan SSH password, keyboard interaktif, public key, dan otentikasi Kerberos. Selain juga terintegrasi dengan Pageant atas dukungan penuh otentikasi kunci publik dengan SSH. Namun demikian, aplikasi FTP ini hanya bisa digunakan di sistem operasi Windows.

3)      GFTP

GFTP merupakan aplikasi FTP client yang hanya tersedia di sistem operasi Linux. Aplikasi ini adalah proyek sumber terbuka, oleh karena itu dapat dikembangkan dan dipakai oleh siapa saja. GFTP sudah mendukung protokol FTP, FTPS, HTTP, HTTPS, SSH, FSP. Namun demikian, aplikasi FTP ini hanya bisa digunakan untuk melakukan koneksi FTP menggunakan antar jaringan lokal saja.

Instalasi FTP Server

1)  Buka virtual mesin yang di dalamnya di install sistem operasi linux debian, versi debian yang digunakan dapat dipiih sesuai kemauan masing-masing, disini digunakan debian versi 6. Setelah itu sistem operasi linux debian versi 6 tersebut berperan sebagai komputer server. Sedangkan yang berperan sebagai komputer client adalah komputer utama yang mana memiliki sistem operasi windows.

2)      Buka terminal pada sistem operasi linux debian tersebut kemudian masuk ke root/user dengan mengetik perintah berikut ini.

su –

Setelah itu masuk dengan mengisi password root terlebih dahulu.

3)      Setelah login sebagai root/user maka selanjutnya menginstal aplikasi FTP server dengan mengetik perintah berikut ini.

apt-get install proftpd

4)      Dalam proses penginstalan FTP server diperlukan DVD iso 1 debian. Setelah DVD tersebut dimasukkan maka tekan enter pada keyboard komputer utama.

5)      Setelah DVD iso 1 debian dimasukkan, maka jalankan ftp secara standalone.

Konfigurasi FTP Server

1)   Setelah penginstalan FTP server sudah selesai, maka dapat mengetik perintah beberapa perintah untuk memulai konfiguari FTP server. Pertama mengetik perintah untuk memasuki direktori aplikasi FTP server pada debian, yakni sebagai berikut.

cd /etc/proftpd

Setelah itu dilanjutkan dengan mengetik perintah untuk mengkonfigurasi FTP server, yakni sebagai berikut.

nano proftpd.conf

2) Pada saat masuk proftpd.conf maka diharuskan untuk menghapus semua tagar yang berdampingan dengan tulisan Anonymous.

Setelah itu simpan perubahan tersebut dengan menekan kombinasi tombol ctrl+X , kemudian tekan enter pada keyboard.

3)   Tahap selanjutnya adalah membuat beberapa direktori yang digunakan sebagai wadah file yang akan di transfer menggunakan FTP. Direktori yang dibuat adalah desktop yang mana dalam direktor tersebut terdapat direktori lagi yaitu latihan1 dan latihan2. Setelah selesai membuat direktori yang diperlukan maka FTP akan di restart. Berikut adalah perintah-perintah yang digunakan dalam melakukan perintah tersebut.

4)     Untuk memastikan komputer server telah terkoneksi atau tidak dengan komputer client, maka bisa melakukan ping IP address pada komputer client terhadap komputer server yaitu terhadap sistem operasi linux debian pada virtual mesin. Oleh karena itu sebelumnya IP address pada komputer server sudah terlebih dahulu dibuat agar kedua komputer tersebut dapat saling terkoneksi.

5)    Hasil ping pada komputer client menghasilkan Replay, itu artinya komputer client dan komputer server telah terkoneksi, maka bisa dilanjutkan proses transfer file menggunakan FTP. Hasil direktori yang telah dibuat pada komputer server untuk transfer file menggunakan FTP, dapat dilihat pada browser dengan mengetikan alamat berikut ini, serta memasukkan username dan password dari komputer server yang mana komputer tersebut menggunakan sistem operasi linux debian.

6)   Berikut adalah hasi direktori yang dibuat pada komputer server. Berdasarkan hasil tersebut dapat dilihat terdapat direktori desktop yang mana didalam direktori tersebut terdapat dua direktori lagi yaitu latihan1 dan latihan2.

7)  Dengan demikian transfer file sudah siap untuk dilakukan, yaitu pada komputer client dapat membuka aplikasi tambahan yang berperan dalam transfer file menggunakan FTP. Oleh karena komputer client menggunakan sistem operasi windows, maka disini akan digunakan aplikasi WinSCP. Sebelum aplikasi tersebut dibuka, maka terlebih dahulu memberikan perintah chown terhadap folder yang akan dilakukan transfer file, agar folder tersebut dapat dibuka oleh masing-masing user komputer client maupun komputer server.

8)  Untuk memulai proses transfer file maka bisa dilanjutkan dengan membuka aplikasi WinSCP. Pertama atur terlebih dahulu file protocol yang ingin digunakan yaitu FTP, kemudian mengisi host name, username dan password. Host name pada WinSCP diisi dengan IP pada komputer server. Setelah itu dilanjutkan dengan mengklik Login.

9)   Selanjutnya menunggu proses login untuk menghubungkan komputer server dan komputer client beberapa saat.

10)  Berikut ini adalah tampilan WinSCP setelah komputer server dan komputer client terhubung.



11)  Tahap terakhir adalah melakukan percobaan transfer file menggunakan FTP dari komputer client ke komputer server. Disini akan dicoba mengirimkan salah satu file .docx dari komputer client ke komputer server. Cara yang dapat dilakukan dapat dengan mengarahkan kursor pada file yang ingin dikirim, kemudian file tersebut ditarik ke bagian komputer server.

12)  Berikut adalah hasil transfer file menggunakan FTP yang telah sukses dilakukan.


Komentar

Postingan populer dari blog ini

INSTALASI DAN KONFIGURASI DNS SERVER PADA DEBIAN 6