INSTALASI DAN KONFIGURASI WEB SERVER PADA CLEAR OS
Web
Server
Web server adalah perangkat lunak
server, atau perangkat keras yang didedikasikan untuk menjalankan perangkat
lunak ini, yang dapat memenuhi permintaan klien di World Wide Web. Server web
dapat, secara umum, berisi satu atau lebih situs web. Server web memproses permintaan
jaringan yang masuk melalui HTTP dan beberapa protokol terkait lainnya.
Fungsi utama server web adalah
untuk menyimpan, memproses, dan mengirimkan halaman web ke klien.[1] Komunikasi
antara klien dan server berlangsung menggunakan Hypertext Transfer Protocol
(HTTP). Halaman yang dikirimkan adalah dokumen HTML yang paling sering, yang
mungkin termasuk gambar, style sheet dan skrip di samping konten teks. Beberapa
server web dapat digunakan untuk situs web dengan lalu lintas tinggi; di sini,
server Dell dipasang bersama untuk Wikimedia Foundation. Agen pengguna, umumnya
peramban web atau perayap web, memulai komunikasi dengan membuat permintaan
untuk sumber daya tertentu menggunakan HTTP dan server merespons dengan konten
sumber daya itu atau pesan kesalahan jika tidak dapat melakukannya. Sumber daya
biasanya berupa file nyata pada penyimpanan sekunder server, tetapi ini belum
tentu demikian dan tergantung pada bagaimana server web diimplementasikan.
Sementara fungsi utamanya adalah
untuk menyajikan konten, implementasi penuh HTTP juga mencakup cara penerimaan
konten dari klien. Fitur ini digunakan untuk mengirimkan formulir web, termasuk
mengunggah file. Server web sering ditemukan tertanam dalam perangkat seperti
printer, router, webcam dan hanya melayani jaringan lokal. Server web kemudian
dapat digunakan sebagai bagian dari sistem untuk memantau atau mengelola
perangkat yang dimaksud. Ini biasanya berarti bahwa tidak ada perangkat lunak
tambahan yang harus diinstal pada komputer klien karena hanya diperlukan
browser web (yang sekarang disertakan dengan sebagian besar sistem operasi).
Cara Kerja Web Server
1) Cara
kerja Web Server,
Web server merupakan mesin dimana tempat aplikasi atau paket
beroperasi dalam medistribusikan web page
ke user, tentu saja sesuai dengan
permintaan user.
2)
Hubungan antara Web
Server dan Browser Internet
merupakan gabungan atau jaringan Komputer yang ada di seluruh dunia.
Setelah terhubung secara fisik, ProtocolTCP/IP
(networking protocol) yang memungkinkan semua komputer dapat berkomunikasi satu
dengan yang lainnya. Pada saat browser meminta data web page ke server maka instruksi
permintaan data oleh browser tersebut
di kemas di dalam TCPyang merupakan protocol
transport dan dikirim ke alamat yang
dalam hal ini merupakan protocol
berikutnya yaitu Hyper Text Transfer Protocol (HTTP). HTTP ini merupakan protocol yang digunakan dalam World
Wide Web (WWW) antar komputer yang terhubung dalam jaringan di dunia ini. Untuk mengenal protocol ini jelas sangat mudah sekali dimana
setiap kali anda mengetik http://
anda telah menggunakannya, dan membawa anda ke dunia internet. Data yang di
passing dari browser ke Web
server disebut sebagai HTTP
request yang meminta web page dan
kemudian web serverakan mencari data HTML yang ada dan di kemas dalam TCP protocol dan di kirim kembali ke
browser. Data yang dikirim dari server ke browser
disebut sebagai HTTP response.
Aplikasi
Untuk Web Server
1)
Apache
Server HTTP Apache atau Server
Web/WWW Apache adalah server web yang dapat dijalankan di banyak sistem operasi
(Unix, BSD, Linux, Microsoft Windows dan Novell Netware serta platform lainnya)
yang berguna untuk melayani dan memfungsikan situs web. Protokol yang digunakan
untuk melayani fasilitas web/www ini menggunakan HTTP. Apache memiliki
fitur-fitur canggih seperti pesan kesalahan yang dapat dikonfigur, autentikasi
berbasis basis data dan lain-lain. Apache juga didukung oleh sejumlah antarmuka
pengguna berbasis grafik (GUI) yang memungkinkan penanganan server menjadi
mudah.Apache merupakan perangkat lunak sumber terbuka dikembangkan oleh
komunitas terbuka yang terdiri dari pengembang-pengembang di bawah naungan
Apache Software Foundation.
2)
Mysql
Pada sistem manajemen basis data, terdapat perangkat lunak yang memiliki
peran penting dalam sistem yaitu MySQL. MySQL merupakan database engine atau
server database yang mendukung bahasa database pencarian SQL. MySQL adalah
sebuah perangkat lunak sistem manajemen basis data SQL atau DBMS yang
multithread, multi-user yang cepat dan mudah untuk digunakan, serta sudah
banyak digunakan untuk berbagai kebutuhan. MySQL AB membuat MySQL tersedia
sebagai perangkat lunak gratis dibawah lisensi GNU General Public License
(GPL), tetapi mereka juga menjual dibawah lisensi komersial untuk kasus-kasus
dimana penggunaannya tidak cocok dengan penggunaan GPL. MySQL sebenarnya
merupakan turunan salah satu konsep utama dalam database sejak lama, yaitu SQL
(Structured Query Language). SQL adalah sebuah konsep pengoperasian database,
terutama untuk pemilihan atau seleksi dan pemasukan data, yang memungkinkan
pengoperasian data dikerjakan dengan mudah dan cepat secara otomatis. Keandalan
suatu sistem database (DBMS) dapat diketahui dari cara kerja optimizer-nya
dalam melakukan proses perintah-perintah SQL, yang dibuat oleh user maupun
program-program aplikasinya. Sebagai database server, MySQL dapat dikatakan
lebih unggul dibandingkan database server lainnya dalam query data. Hal ini
terbukti untuk query yang dilakukan oleh single user, kecepatan query MySQL
bisa sepuluh kali lebih cepat dari PostgreSQL dan lima kali lebih cepat
dibandingkan Interbase.
3)
PhpMyAdmin
PhpMyAdmin adalah perangkat lunak
bebas yang ditulis dalam bahasa pemrograman PHP yang digunakan untuk menangani
administrasi MySQL melalui website Jejaring Jagat Jembar (World Wide Web) .
phpMyAdmin mendukung berbagai operasi MySQL, diantaranya mengelola basis data,
tabel-tabel, bidang (fields), relasi (relations), indeks, pengguna (users),
perizinan (permissions), dan lain-lain. Pada dasarnya, mengelola basis data
dengan MySQL harus dilakukan dengan cara mengetikkan baris-baris perintah yang
sesuai (command line) untuk setiap maksud tertentu. Jika seseorang ingin
membuat basis data (database), ketikkan baris perintah yang sesuai untuk
membuat basis data. Jika seseorang menghapus tabel, ketikkan baris perintah
yang sesuai untuk menghapus tabel. Hal tersebut tentu saja sangat menyulitkan
karena seseorang harus hafal dan mengetikkan perintahnya satu per satu. Saat
ini banyak sekali perangkat lunak yang dapat dimanfaatkan untuk mengelola basis
data dalam MySQL, salah satunya adalah phpMyAdmin. Dengan phpMyAdmin, seseorang
dapat membuat database, membuat tabel, mengisi data, dan lain-lain dengan
mudah, tanpa harus menghafal baris perintahnya. PhpMyAdmin merupakan bagian
untuk mengelola basis data MySQL yang ada di komputer. Untuk membukanya, buka
browser lalu ketikkan alamat http://localhost/phpmyadmin, maka akan muncul
halaman phpMyAdmin. Di situ nantinya seseorang bisa membuat (create) basis data
baru, dan mengelolanya.
Instalasi dan
Konfigurasi Web Server
Sebelum mengkonfigurasi DNS pada
clear os, maka pada clear os sudah harus dikonfigurasi bagian IP address, port
yang digunakan username, serta password yang digunakan. Disini IP address yang
digunakan adalah 192.168.40.1. Berikut langkah-langkah konfigurasi DNS server
pada clear os.
1) Buka clear os pada virtual mesin kemudian jika sudah aktif maka dapat membuka clear os pada browser komputer client dengan mengetikkan IP address beserta port yang digunakan pada clear os, yaitu https://192.168.40.1:81. Jika muncul pemberitahuan “Your connection is not private”, maka dapat mengklik Advanced dan klik link paling bawah. Setelah itu masukkan username beserta password, dan klik Login.
2)
Jika ingin memeriksa IP settings dapat dicari
pada bagian Network →
Settings.
3) Pertama dapat mengunduh dan menginstal terlebih dahulu aplikasi FTP pada Marketplace untuk memudahkan pengiriman file/direktori pada pembuatan web.
4)
Berikut tampilan FTP setelah di instal.
5)
Untuk memulai konfigurasi web server, dapat
mengunduh dan menginstal aplikasi tersebut pada Marketplace untuk memudahkan pengiriman file/direktori pada
pembuatan web.
6)
Buka aplikasi web server kemudian klik Configure Default Web Site untuk
memulai konfigurasi.
7) Selanjutnya dapat mengkonfigurasi web server pada Settings bagian Web Site, Upload Access, Options, dan PHP. Kemudian klik Add. Web site hostname dan aliases sangat berperan penting untuk membuka web site yang akan dibuat.
8) Setelah itu dapat melakukan pengujian web site
hostname ataupun aliases pada browser, jika muncul logo clear os artinya web
site hostname ataupun aliases sudah siap untuk dibuat web.
9) Untuk mempercepat melakukan percobaan pembuatan web pada clear os, maka dapat melakukan transfer file yang berisi source code pembuatan web yang sudah ada pada komputer client secara SFTP, dengan bantuan aplikasi WinSCP. Untuk menghubungkan WinSCP dan clear os, maka pada WinSCP tersebut dimasukkan IP clear os pada bagian hostname, dan username beserta password clear os.
10) Buka
direktori /var/www/html pada WinSCP, disanalah tempat untuk menampung source
code yang diperlukan untuk pembangunan web.
11) Setelah
itu dilakukan pengiriman file dari komputer client yang berisi source code
untuk pembangunan web tersebut.
12) Tahap berikutnya yaitu menuliskan web site hostname atau aliases pada browser komputer client, maka tampilannya akan berubah dari sebelumnya yakni sebagai berikut.
13) Selanjutnya
pilih file source code untuk halaman utama pada web. Berikut tampilannya.
Berikut tampilan dari link Baca selengkapnya >>>>> pada AL-KHAWARIZMI.
Berikut tampilan dari link Baca
selengkapnya >>>>> pada UMAR
KHAYYAM.
Berikut tampilan dari link Baca selengkapnya >>>>> pada AL-KARAJI.
Berikut tampilan dari menu Tentang
Saya.
Jika percobaan sudah berhasil dilakukan, maka konfigurasi
web server pada clear os telah berhasil.






Komentar
Posting Komentar