INSTALASI DAN KONFIGURASI PROXY SERVER PADA DEBIAN 6
Proxy
Server
Proxy merupakan sebuah server
yang dimana berfungsi sebagai gateway yang memproses request dari client.
Biasanya proxy juga berfungsi sebagai filtering, dimana paket – paket data
dapat di allow atau di deny sesuai dengan yang rule yang ditetapkan pada suatu
proxy. Pada Proxy Authentication dan Transparent Proxy ada perbedaan mendasar
yaitu pada proxy authentication user akan mengetahui bahwasanya user sedang
berada pada status proxy yang sedang berjalan pada server, akan tetapi pada
transparent proxy, user tidak sadar bahwa dia sedang berada dalam mode proxy
yang berjalan pada server, penjelasan mudah nya PROXY berjalan di belakang
layar tanpa user sadari, sedangkan authentication proxy user akan mengetahui
bahwa dia sedang dalam mode proxy.
Tujuan
Proxy Server
1) Menjaga
mesin, terutama untuk keamanan komputer.[1]
2) Meningkatkan
pencapailaluan ke sumber (menggunakan penembolokan). Pewali web biasanya
digunakan sebagai tembolok halaman Internet dari server web.[2]
3) Menerapkan
aturan pencapailaluan terhadap Internet atau isinya, mis. memblokir situs yang
tak diinginkan.
4) Menyediakan
pelaporan penggunaan Internet karyawan perusahaan demi pelaporan pengujian.
5) Melewati
kendali keamanan/ortu.
6) Memindai
perpindahan bahara bila pernah terlacak perangkat perusak sebelumya.
7) Untuk
memindai bahara yang menuju keluar, misalnya untuk perlindungan data dari
kebocoran.
8) Untuk
menghindari pembatasan regional.
Jenis Proxy Server
Berdasarkan karakteristiknya,
setidaknya jenis-jenis proxy dapat dibagi menjadi empat macam, yakni sebagai
berikut.
1)
Anonymous Proxy/Proksi
Anonymous merupakan jenis proxy yang akan memberitahukan informasi
komputer pengguna. Ketika pengguna melakukan request dari sebuah website, maka
website tersebut akan mengetahui alamat IP proxy yang digunakan oleh pengguna,
namun tidak mengetahui alamat IP pribadi dari pengguna. Karena server website
tidak bisa mengakses alamat IP pengguna, maka komunikasi antara pengguna dan
proxy server tersebut terenkripsi sehingga keamanan pun terjamin.
2)
High Anonymity Proxy
High anonymity merupakan jenis proxy yang tidak mengidentifikasi dirinya
sebagai proxy server, sehingga tidak menyediakan alamat IP original. Proxy
jenis ini menggunakan header REMOTE_ADDR dengan sebuah alamat IP menuju proxy
server, sehingga dari pengguna akan terlihat bahwa proxy servernya berperan
sebagai klien.
3)
Transparent Proxy/Proxy Transparan
Contoh sederhana dari proxy transparan adalah server yang melanjutkan
permintaan pengguna kepada source yang diinginkan tenpa membeberkan informasi
komputer pengguna. Proxy transparan ini cukup banyak diaplikasikan dalam
perkantoran, dimana setiap alamat IP yang melakukan request terlihat oleh
server melalui http header.
4)
Reverse Proxy
Jenis
proxy satu umumnya digunakan untuk menyediakan jalan atas berbagai permintaan
pengguna dari internet, melalui sebuah firewall yang terisolasi dan jaringan
pribadi. Reverse proxy banyak digunakan untuk mencegah klien pada internet
terhubung dengan akses yang tak termonitor, yang melibatkan data sensitif
konten dari sebuah jaringan yang tertutup seperti intranet.
1.4 Aplikasi
Untuk Proxy Server
1)
Squid
Squid
yang dibuat oleh komunitas Internet dan dipimpin oleh Duane Wessel dari
National Laboratory for Applied Network Research, merupakan proxy server yang
terkenal akan kestabilan dan kemampuannya dalam menangani beban yang besar.
Beberapa fitur yang dimiliki oleh Squid, di antaranya kemampuan melakukan
caching dengan baik, autentifikasi modul yang beragam (PAM, MySQL, NTLM, LDAP,
dan sebagainya), banyaknya program redirector untuk squid, ACL yang beragam
jenis (time, user, web, keyword, dan sebagainya), managementbandwidth,
transparant proxy,monitoring software, dan masih banyak lagi. Hanya saja untuk
dapat menjalankan Squid, Anda harus memiliki jumlah RAM yang besar, tetapi hal
itu terbayarkan dengan banyaknya fungsi yang dapat dilakukan oleh Squid.
1.5 Instalasi dan
Konfigurasi Web Server
1) Buka virtual mesin yang di dalamnya di install
sistem operasi linux debian, versi debian yang digunakan dapat dipiih sesuai
kemauan masing-masing, disini digunakan debian versi 6. Setelah itu sistem
operasi linux debian versi 6 tersebut berperan sebagai komputer server.
Sedangkan yang berperan sebagai komputer client adalah komputer utama yang mana
memiliki sistem operasi windows.
2) Buka terminal pada sistem operasi linux debian
tersebut kemudian masuk ke root/user dengan mengetik perintah berikut ini.
su
–
Setelah itu masuk dengan mengisi password root terlebih dahulu.
3) Setelah
login sebagai root/user maka selanjutnya mengatur IP address dengan mengetik
perintah berikut ini.
nano /etc/network/interfaces
4) Dalam konfigurasi ip address, interface ethernet diatur secara static kemudian mengisi IP address, netmask, serta gateway pada range kelas C. Pembuatan IP address tersebut ditujukan agar komputer server dan komputer client dapat terkoneksi. Pengisian tersebut dilakukan setelah # The primary network interface yakni sebagai berikut.
Setelah itu simpan perubahan
tersebut dengan menekan kombinasi tombol ctrl+X
, kemudian tekan enter pada
keyboard.
5) Penyelesaian
pengisian IP address, netmask, dan gateway diakhiri dengan melakukan restart
jaringan pada sistem operasi linux debian tersebut, yakni dengan mengetikan
perintah berikut ini.
service networking restart
6) Untuk
melihat hasil konfigurasi IP address maka dapat kembali lagi mengetikan
perintah berikut ini.
Ifconfig
7) Sebelum
melakukan penginstalan, maka terlebih dahulu merubah port jaringan virtual
mesin menjadi host-only, agar jaringan yang berada pada komputer client (utama)
akan otomatis masuk ke jaringan komputer server yang berada dalam virtual
mesin. Cara yang dilakukan adalah klik kanan pada tulisan nama virtual mesin
kemudian klik Settings →
Network Adapter → VMnet1(Host-only).
8) Selanjutnya
menginstal aplikasi proxy server yaitu squid dengan mengetik perintah berikut
ini. Disini menggunakan DVD 2 dan harus terhubung ke jaringan internet.
apt-get install squid
Masukkan DVD 2 dengan cara klik
kanan pada tulisan nama virtual mesin kemudian klik Settings → CD/DVD →
Iso.
Setelah DVD 2 dimasukan, kembali lagi ke terminal debian, dan tekan enter pada keyboard untuk melanjutkan proses penginstalan.
9)
Tahap beriktunya yaitu melakukan konfigurasi squid
dengan mengetikkan perintah berikut.
nano /etc/squid/squid.conf
Tekan tombol ctrl+w untuk melakukan pencarian http_port_3128 untuk mengaktifkan port tersebut.
Tekan tombol ctrl+w untuk melakukan pencarian cache_mgr untuk menghilangkan tagar didepannya dan menambahkan admin@politala.ac.id untuk memblok situs yang ditentukan dengan admin tersebut.
Tekan tombol ctrl+w untuk melakukan pencarian visible_hostname untuk menambahkan visible_hostname
proxy.politala.ac.id di bawah tagar default dan diatas tag
unique_hostname.
Tekan tombol ctrl+w untuk melakukan pencarian acl
CONNECT untuk menambahkan konfigurasi
seperti pada gambar dibawah ini.
Tekan tombol ctrl+w untuk melakukan pencarian http_access
deny all untuk menonaktifkan http
tersebut dengan menambahkan tagar di depan konfigurasi tersebut.
10)
Membuat file untuk memblok situs dengan mengetik
dan isi terserah situs apa yang ingin di blok dengan mengetikkan perintah nano url.
Setelah itu simpan perubahan
tersebut dengan menekan kombinasi tombol ctrl+X
, kemudian tekan enter pada
keyboard.
11) Membuat
file untuk memblok kata dengan mengetikkan perintah nano key.
Setelah itu simpan perubahan
tersebut dengan menekan kombinasi tombol ctrl+X
, kemudian tekan enter pada
keyboard.
12) Restart
squid dengan mengetikkan perintah berikut.
/etc/init.d/squid restart
13)
Memeriksa apakah
konfigurasi sudah benar atau masih ada yang salah dengan mengetikkan perintah
berikut.
Squid –z
14)
Jika konfigurasi squid sudah benar, maka dapat
dilanjutkan mengkonfigurasi iptables nya, dengan mengetikkan perintan nano /etc/rc.local kemudian menambahkan konfigurasi iptables
seperti di bawah ini.
Iptables
–t nat –A PREROUTING –s 192.168.96.0/24 –p tcp –dport 80 –j REDIRECT –to-port
3128
Setelah itu simpan perubahan
tersebut dengan menekan kombinasi tombol ctrl+X
, kemudian tekan enter pada
keyboard.
15) Memasuki
direktori pesan error kemudian mengedit pesan tersebut sesuai keinginan dengan
mengetikan perintah berikut ini.
cd /usr/share/squid/errors/English
nano ERR_ACCESS_DENIED
Setelah itu simpan perubahan
tersebut dengan menekan kombinasi tombol ctrl+X
, kemudian tekan enter pada
keyboard.
16) Restart
squid kembali dengan mengetikkan perintah berikut.
/etc/init.d/squid
restart
17) Tahap
terakhir yaitu melakukan pengujian pemblokan situs pada komputer client dengan
mengaktifkan proxy yang sudah dikonfigurasi pada komputer server pada Control Panel → Network
and Internet → Network and Sharing Center → Internet
Options → Connections → LAN
settings.
Selanjutnya klik Use proxy dan
masukkan ip address komputer server yang sudah mengkonfigurasi proxy kemudian
klik OK.
18) Mencoba
mengetikkan situs yang diblok pada browser komputer client, berikut hasilnya.









Komentar
Posting Komentar